Baca Juga: Rahasia Menjadi Orang yang Lebih Sabar dan Tidak Mudah Tersulut Emosi
2. Usaha: Berikhtiar dengan Maksimal
Islam mengajarkan bahwa doa saja tidak cukup tanpa diiringi usaha. Kita tidak bisa hanya berdiam diri tanpa melakukan sesuatu, lalu berharap kesuksesan datang begitu saja.
Allah berfirman:
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri." (QS. Ar-Ra'd: 11)
Ayat ini menegaskan bahwa perubahan dan kesuksesan harus dimulai dari usaha kita sendiri. Bahkan Rasulullah SAW sebagai manusia paling dicintai Allah pun tetap bekerja keras dalam setiap urusannya.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam berusaha:
-
Niat yang lurus. Pastikan usaha yang dilakukan bukan hanya untuk dunia, tetapi juga untuk kebaikan di akhirat.
-
Jujur dan amanah. Islam melarang mencari kesuksesan dengan cara curang atau merugikan orang lain.
-
Pantang menyerah. Kegagalan adalah bagian dari proses menuju kesuksesan. Teruslah mencoba dengan strategi yang lebih baik.
-
Gunakan waktu dengan bijak. Orang sukses tidak menyia-nyiakan waktunya untuk hal yang tidak bermanfaat.
-
Belajar dari kesalahan. Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga untuk lebih maju.
Baca Juga: Jangan Sepelekan! Ini Cara Menghindari Dosa yang Sering Dilakukan
3. Tawakal: Menyerahkan Hasil kepada Allah
Setelah berusaha dan berdoa, langkah terakhir yang harus dilakukan adalah tawakal, yaitu menyerahkan hasilnya kepada Allah.
Tawakal bukan berarti pasrah tanpa usaha, tetapi percaya bahwa Allah akan memberikan yang terbaik bagi hamba-Nya.
Rasulullah SAW bersabda:
"Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, niscaya kalian akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki; ia pergi di pagi hari dalam keadaan lapar dan pulang di sore hari dalam keadaan kenyang." (HR. Tirmidzi)
Burung tidak hanya diam di sarangnya dan menunggu makanan datang. Ia tetap berusaha mencari makan, namun tetap bergantung kepada Allah. Inilah gambaran terbaik dari konsep tawakal dalam Islam.