Allah berjanji dalam Al-Qur’an:
"Jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu..." (QS. Ibrahim: 7)
Dengan bersyukur, kita akan lebih fokus pada hal-hal positif dalam hidup dan tidak mudah terjebak dalam kesedihan.
3. Bertawakal dan Tidak Terlalu Khawatir
Banyak orang merasa galau karena terlalu memikirkan masa depan atau hal-hal yang di luar kendali mereka. Islam mengajarkan kita untuk berusaha sebaik mungkin, lalu bertawakal kepada Allah.
Allah berfirman:
"Barang siapa bertawakal kepada Allah, maka cukuplah Allah baginya." (QS. At-Talaq: 3)
Ketika kita menyadari bahwa segala sesuatu sudah diatur oleh Allah dengan sebaik-baiknya, hati kita akan lebih tenang dan tidak mudah galau.
4. Tidak Bergantung pada Manusia Secara Berlebihan
Salah satu penyebab galau adalah menggantungkan harapan kepada manusia. Padahal, manusia bisa mengecewakan, sementara Allah selalu memberikan yang terbaik.
Rasulullah SAW bersabda:
"Jika kamu meminta, mintalah kepada Allah. Jika kamu meminta pertolongan, mintalah kepada Allah." (HR. Tirmidzi)
Dengan tidak terlalu bergantung pada orang lain, kita akan lebih mandiri secara emosional dan tidak mudah terluka oleh keadaan.
Baca Juga: Hati Tenang dan Bahagia: Amalan Islam yang Membawa Kedamaian
5. Menjaga Pikiran agar Tidak Berlebihan dalam Mengkhawatirkan Hal yang Belum Terjadi
Overthinking atau terlalu banyak berpikir tentang sesuatu yang belum tentu terjadi hanya akan menambah beban pikiran dan membuat hati semakin galau.
Rasulullah SAW mengajarkan doa agar dijauhkan dari kegelisahan:
"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesusahan dan kesedihan..." (HR. Bukhari dan Muslim)