ibrah

Menjadi Pribadi Rendah Hati dalam Islam, Begini Tuntunan dan Hikmahnya

Senin, 17 Maret 2025 | 20:11 WIB
Menjadi Pribadi Rendah Hati dalam Islam, Begini Tuntunan dan Hikmahnya (Foto/YouTube)

IFA.id -- Rendah hati adalah salah satu akhlak mulia yang sangat ditekankan dalam Islam. Sikap ini menjauhkan seseorang dari kesombongan dan menjadikannya lebih dekat dengan Allah serta dicintai oleh sesama manusia.

Islam tidak hanya mengajarkan pentingnya rendah hati, tetapi juga memberikan panduan jelas tentang bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Berikut adalah beberapa cara Islam mengajarkan kita untuk bersikap rendah hati.

Baca Juga: Mengapa Kita Harus Menjaga Lisan? Ini Dalil dan Hikmah yang Perlu Diketahui

Menyadari Bahwa Segala Sesuatu Adalah Karunia Allah

Sikap rendah hati muncul ketika seseorang menyadari bahwa segala yang dimilikinya, baik harta, ilmu, jabatan, maupun kekuasaan, adalah pemberian Allah. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman:

"Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak akan dapat menembus bumi dan tidak akan sampai setinggi gunung." (QS. Al-Isra’: 37)

Ayat ini mengingatkan manusia agar tidak bersikap sombong, karena sejatinya semua yang dimiliki berasal dari Allah dan dapat diambil kapan saja.

Meneladani Rasulullah SAW dalam Kerendahan Hati

Rasulullah SAW adalah teladan terbaik dalam hal kerendahan hati. Meskipun beliau adalah manusia pilihan Allah, beliau selalu bersikap sederhana, merendahkan diri di hadapan orang lain, dan tidak pernah merasa lebih unggul. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya Allah telah mewahyukan kepadaku agar kalian bersikap tawadhu (rendah hati), sehingga tidak ada yang menyombongkan diri kepada yang lain dan tidak ada yang menzalimi yang lain." (HR. Muslim)

Hadis ini mengajarkan bahwa rendah hati adalah bagian dari ajaran Islam yang harus diterapkan dalam kehidupan sosial.

Baca Juga: Panduan Praktis Menghindari Fitnah dan Ghibah untuk Kehidupan Harmonis

Menghargai dan Menghormati Sesama

Islam mengajarkan agar seseorang tidak meremehkan atau menganggap rendah orang lain. Rasulullah SAW bersabda:

"Cukuplah seseorang disebut buruk jika ia merendahkan saudaranya sesama muslim." (HR. Muslim)

Sikap rendah hati berarti menghargai orang lain tanpa memandang status sosial, ekonomi, atau latar belakangnya. Dengan bersikap demikian, kita akan terhindar dari sikap sombong yang dapat merusak hubungan sosial.

Menghindari Ujub dan Riya

Ujub (bangga diri) dan riya (pamer) adalah dua hal yang dapat merusak amal seseorang. Orang yang rendah hati tidak merasa dirinya lebih baik dari orang lain dan tidak mencari pujian dari manusia. Rasulullah SAW bersabda:

"Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan walaupun sebesar biji sawi." (HR. Muslim)

Halaman:

Tags

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB