ibrah

Menjadi Sukses Tanpa Kesombongan: Pandangan Islam tentang Kesuksesan

Sabtu, 15 Maret 2025 | 14:00 WIB
Menjadi Sukses Tanpa Kesombongan: Pandangan Islam tentang Kesuksesan (Foto/YouTube)

IFA.id -- Kesuksesan adalah impian banyak orang. Baik dalam karier, bisnis, pendidikan, maupun kehidupan pribadi, setiap orang ingin merasakan hasil dari kerja keras mereka.

Namun, dalam Islam, kesuksesan bukan hanya sebuah pencapaian, tetapi juga ujian. Jika disikapi dengan salah, kesuksesan bisa menjadikan seseorang sombong dan lupa bahwa semua yang dimilikinya adalah karunia dari Allah SWT.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Isra’ ayat 37:

"Dan janganlah engkau berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya engkau tidak akan dapat menembus bumi dan tidak akan dapat menjulang setinggi gunung."

Ayat ini mengingatkan bahwa kesombongan hanya akan membawa kehancuran, bukan kebahagiaan sejati. Oleh karena itu, seorang Muslim harus menyikapi kesuksesan dengan sikap yang benar agar tetap rendah hati dan mendapatkan berkah dari Allah.

Baca Juga: Tips Perjalanan Mudik yang Nyaman & Aman – Panduan Lengkap untuk Perjalanan Tanpa Khawatir

Kesuksesan adalah Ujian dari Allah

Banyak orang menganggap ujian hanya berupa kesulitan dan penderitaan, padahal kesuksesan juga merupakan ujian dari Allah. Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya setiap umat memiliki ujian, dan ujian bagi umatku adalah harta." (HR. Tirmidzi)

Kesuksesan sering kali membuat seseorang lupa bahwa semua yang dimilikinya hanyalah titipan. Jika tidak berhati-hati, seseorang bisa terjebak dalam kesombongan dan merasa bahwa semua yang diperoleh adalah hasil usahanya sendiri tanpa mengakui peran Allah dalam kehidupannya.

Cara Menyikapi Kesuksesan agar Tetap Rendah Hati

  • Menyadari Bahwa Kesuksesan adalah Karunia Allah
    Segala pencapaian dalam hidup berasal dari Allah. Seorang Muslim harus selalu mengingat bahwa tanpa izin dan pertolongan Allah, tidak ada keberhasilan yang bisa diraih. Dalam Surah An-Nahl ayat 53, Allah berfirman:

    "Dan segala nikmat yang ada padamu datangnya dari Allah…"

    Oleh karena itu, bersyukur atas nikmat yang diberikan adalah cara terbaik untuk tetap rendah hati.

  • Bersyukur dengan Hati, Lisan, dan Perbuatan
    Bersyukur bukan hanya diucapkan, tetapi juga harus tercermin dalam sikap dan perbuatan. Salah satu cara terbaik untuk bersyukur adalah dengan tidak merasa lebih baik dari orang lain dan tetap membantu mereka yang membutuhkan. Rasulullah SAW bersabda:

    "Orang yang tidak berterima kasih kepada manusia, maka ia tidak bersyukur kepada Allah." (HR. Ahmad)

    Bersyukur juga bisa dilakukan dengan berbagi rezeki, berzakat, dan membantu sesama agar keberkahan dari kesuksesan semakin bertambah.

Halaman:

Tags

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB