Baca Juga: Konsep Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an: Metode, Manfaat, dan Tips Sukses Menghafal
6. Kesombongan Menjadi Sebab Kehancuran
Banyak contoh dalam Al-Qur’an yang menunjukkan bagaimana kesombongan menjadi penyebab kehancuran seseorang atau suatu kaum.
Fir’aun, misalnya, dihancurkan oleh Allah karena kesombongannya yang menolak kebenaran dan menganggap dirinya sebagai tuhan.
Allah berfirman: "Dan Fir’aun berkata: 'Hai pembesar kaumku, aku tidak mengetahui tuhan bagimu selain aku.'" (QS. Al-Qashash: 38)
7. Cara Menghindari Kesombongan
Agar terhindar dari sifat sombong, seseorang harus:
-
Menyadari bahwa semua kelebihan adalah pemberian Allah. Segala nikmat, baik harta, ilmu, maupun jabatan, adalah titipan dari Allah yang sewaktu-waktu bisa diambil kembali.
-
Sering mengingat kematian. Tidak peduli seberapa kaya atau kuat seseorang, akhirnya dia akan kembali ke tanah yang sama seperti orang lain.
-
Memperbanyak doa agar dijauhkan dari kesombongan. Rasulullah SAW sering berdoa: "Ya Allah, jadikanlah aku hamba-Mu yang rendah hati dan jauhkan aku dari kesombongan."
-
Membiasakan diri untuk menghargai orang lain. Hormatilah setiap orang tanpa memandang status sosialnya.
Kesombongan adalah sifat yang harus dihindari karena dapat menjauhkan seseorang dari Allah, menghalangi ilmu, dan merusak hubungan sosial.
Islam mengajarkan umatnya untuk selalu bersikap rendah hati dan mengakui bahwa segala kelebihan adalah anugerah dari Allah.
Dengan demikian, kita akan lebih mudah menerima kebenaran, berbuat baik kepada sesama, dan mendapatkan ridha Allah.