IFA.id -- Hati adalah pusat dari segala perasaan dan pikiran manusia. Jika hati bersih, maka kehidupan pun akan lebih damai dan penuh berkah.
Namun, salah satu penyakit hati yang sering merusak kedamaian hidup adalah iri dan dengki. Kedua sifat ini dapat menggerogoti kebahagiaan, menghilangkan keberkahan, dan menjauhkan seseorang dari ketenangan.
Oleh karena itu, menjaga kebersihan hati dari rasa iri dan dengki sangat penting agar hidup lebih tentram dan berkah.
Bahaya Iri dan Dengki dalam Islam
Dalam Islam, iri dan dengki adalah penyakit hati yang berbahaya. Dengki bukan sekadar perasaan tidak senang terhadap nikmat orang lain, tetapi juga disertai keinginan agar nikmat tersebut hilang dari orang yang memilikinya. Rasulullah SAW bersabda:
“Janganlah kalian saling membenci, saling iri, dan saling membelakangi satu sama lain. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara.” (HR. Muslim)
Allah juga mengingatkan dalam Al-Qur’an:
“Ataukah mereka dengki kepada manusia karena karunia yang telah Allah berikan kepadanya?” (QS. An-Nisa: 54)
Sifat iri dan dengki hanya akan menyakiti diri sendiri, merusak hubungan sosial, dan menjauhkan seseorang dari ketakwaan kepada Allah.
Baca Juga: Waspada! Kesalahan Puasa yang Sering Dilakukan Ratusan Juta Orang dan Dampaknya pada Kesehatan!
Cara Menjaga Kebersihan Hati dari Iri dan Dengki
-
Menyadari Bahwa Rezeki Sudah Ditetapkan oleh Allah
Setiap orang memiliki rezekinya masing-masing. Tidak ada satu pun rezeki yang dapat berpindah tangan tanpa izin Allah. Meyakini hal ini akan membuat hati lebih lapang dan jauh dari rasa iri. -
Memperbanyak Syukur
Salah satu cara terbaik untuk membersihkan hati dari iri adalah dengan mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah kepada diri sendiri. Rasulullah ﷺ bersabda:“Lihatlah orang yang berada di bawah kalian, dan jangan melihat orang yang berada di atas kalian. Itu lebih layak agar kalian tidak meremehkan nikmat Allah.” (HR. Muslim)