IFA.id -- Perasaan iri dan dengki merupakan dua sifat buruk yang sering kali mengganggu kedamaian batin seseorang.
Dalam ajaran Islam, perasaan ini tidak hanya dilarang, tetapi juga diingatkan dengan keras akan dampak negatifnya, baik untuk diri sendiri maupun hubungan sosial.
Iri (hasad) adalah perasaan tidak senang melihat orang lain mendapat kebaikan atau kelebihan, sementara dengki (envy) berhubungan dengan keinginan agar orang lain kehilangan kelebihannya tersebut.
Baca Juga: Adab Berbuka Puasa Sesuai Sunnah Rasulullah: Panduan Lengkap
Islam sangat menekankan pentingnya menjaga hati agar tetap bersih dari perasaan negatif ini. Berikut adalah beberapa cara yang diajarkan dalam Islam untuk menghilangkan perasaan iri dan dengki:
1. Meningkatkan Ketaqwaan kepada Allah SWT
Perasaan iri dan dengki sering kali muncul karena kurangnya rasa syukur terhadap nikmat yang telah diberikan Allah.
Salah satu cara untuk menghilangkan perasaan tersebut adalah dengan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Ketika seseorang menyadari bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini adalah atas kehendak Allah dan bahwa setiap orang memiliki takdirnya masing-masing, maka perasaan iri akan berkurang.
Meningkatkan ketakwaan juga dapat dilakukan dengan memperbanyak ibadah seperti shalat, dzikir, membaca Al-Qur’an, dan berdoa.
Dengan demikian, hati menjadi lebih lapang dan tidak mudah terganggu oleh perasaan buruk.
2. Berusaha untuk Bersyukur
Syukur adalah kunci utama dalam menghilangkan perasaan iri. Islam mengajarkan umatnya untuk selalu bersyukur atas segala nikmat yang Allah berikan, baik nikmat besar maupun kecil.
Baca Juga: Cara Menjaga Kebaikan dan Keimanan Setelah Ramadhan Berakhir