IFA.id -- Masjid Al-Aqsa adalah salah satu tempat suci dalam Islam yang memiliki nilai sejarah dan spiritual yang sangat tinggi.
Terletak di Kota Tua Yerusalem, masjid ini menjadi simbol keagamaan bagi Umat islam serta pusat berbagai peristiwa penting dalam Sejarah Islam.
Sejarah Masjid Al-Aqsa
Masjid Al-Aqsa merupakan salah satu masjid tertua di dunia. Dalam sejarahnya, tempat ini diyakini sebagai lokasi yang telah digunakan untuk beribadah oleh banyak nabi sebelum datangnya Islam.
Al-Aqsa adalah masjid kedua yang dibangun di muka bumi setelah Ka’bah di Mekah. Berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW, jarak pembangunan antara Ka’bah dan Masjid Al-Aqsa adalah sekitar 40 tahun.
Pada masa Khalifah Umar bin Khattab, setelah penaklukan Yerusalem pada tahun 637 M, kaum Muslimin mulai membangun tempat ibadah di kompleks Masjid Al-Aqsa.
Kemudian, pembangunan masjid diperluas dan dipercantik oleh para khalifah Dinasti Umayyah, khususnya oleh Khalifah Abdul Malik bin Marwan dan putranya, Al-Walid bin Abdul Malik.
Baca Juga: Meraih Berkah Tak Terhingga! Keutamaan Membantu Sesama di Bulan Ramadhan
Peristiwa Isra Mi’raj
Salah satu keistimewaan utama Masjid Al-Aqsa adalah keterkaitannya dengan peristiwa Isra Mi’raj, yaitu perjalanan malam Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekah ke Masjid Al-Aqsa, lalu naik ke langit untuk menerima perintah salat lima waktu. Peristiwa ini tercatat dalam Al-Qur’an, Surah Al-Isra ayat 1:
"Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjid Al-Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat." (QS. Al-Isra: 1)
Peristiwa ini semakin menegaskan bahwa Masjid Al-Aqsa adalah tempat suci ketiga bagi umat Islam setelah Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah.
Kiblat Pertama Umat Islam
Sebelum umat Islam diperintahkan untuk menghadap Ka’bah dalam salat, Masjid Al-Aqsa adalah kiblat pertama umat Islam.
Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya menghadap ke arah Masjid Al-Aqsa saat melaksanakan salat hingga turun perintah untuk mengubah arah kiblat ke Ka’bah di Mekah. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya Masjid Al-Aqsa dalam sejarah Islam.