Islam tidak melarang umatnya untuk mencari rezeki dan mengejar kesuksesan duniawi. Bahkan, Islam mengajarkan bahwa mencari nafkah yang halal adalah bagian dari ibadah.
Rasulullah SAW mengatakan, "Sesungguhnya salah satu dari apa yang kalian makan adalah hasil dari kerja keras tangan kalian, dan yang terbaik dari pekerjaan adalah pekerjaan yang dilakukan dengan tangan sendiri.
" (HR. Al-Bukhari)
Namun, yang perlu diingat adalah bahwa pekerjaan di dunia ini harus dilakukan dengan tujuan yang lebih tinggi, yaitu untuk mencari ridha Allah.
Seorang Muslim hendaknya tidak terjebak dalam kesibukan dunia yang melalaikan hingga melupakan kewajiban-kewajiban ibadah. Keseimbangan antara bekerja dan beribadah sangat penting agar tidak ada yang terbengkalai.
4. Menjaga Hubungan dengan Allah dan Sesama
Baca Juga: Jangan Jadi Pemalas! Begini Cara Islam Mengajarkan Disiplin Waktu
Salah satu cara menyeimbangkan urusan dunia dan akhirat adalah dengan menjaga hubungan yang baik dengan Allah dan sesama manusia.
Dalam Islam, hubungan dengan Allah (habluminallah) dan hubungan dengan manusia (habluminannas) harus dijaga dengan seimbang. Allah berfirman dalam Al-Qur'an, "Dan berbuat baiklah kepada ibu bapakmu, kerabatmu, anak yatim, orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh." (QS. An-Nisa: 36).
Membantu sesama, menyayangi keluarga, dan memperhatikan lingkungan sekitar adalah bentuk nyata dari keseimbangan hidup.
Sebagai seorang Muslim, kita harus bisa menyeimbangkan waktu untuk beribadah dengan waktu untuk bersosialisasi dan memberikan manfaat bagi orang lain.
Kehidupan sosial yang sehat dan penuh kasih sayang akan membawa keberkahan, baik di dunia maupun di akhirat.
5. Menghindari Sikap Berlebihan dalam Duniawi
Islam sangat mengajarkan umatnya untuk menjauhi sikap berlebihan dalam segala hal, termasuk dalam mengejar kesenangan duniawi. Rasulullah SAW mengingatkan umatnya untuk tidak menjadi hamba dunia. Beliau bersabda, "Jadilah kalian di dunia ini seolah-olah kalian adalah musafir." (HR. Bukhari).
Ini menunjukkan bahwa dunia adalah tempat singgah sementara, sedangkan kehidupan abadi adalah di akhirat.