Ini bisa berupa peran sebagai seorang anak, orang tua, pemimpin, atau anggota masyarakat. Islam mengajarkan keseimbangan dalam menjalani kehidupan, dengan tidak melupakan kebutuhan spiritual, fisik, maupun sosial.
5. Berusaha dan Bertawakal kepada Allah
Salah satu prinsip yang sangat penting dalam Islam adalah bahwa manusia harus berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai tujuan hidupnya, tetapi hasil akhirnya tetap diserahkan kepada Allah.
Dalam Surah Ash-Shaf ayat 3, Allah berfirman: “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal.”
Tawakal berarti menyerahkan hasil akhir dari usaha kita kepada Allah setelah berusaha sebaik-baiknya.
Hal ini mengajarkan kita untuk tidak terlalu fokus pada hasil duniawi semata, tetapi lebih pada proses dan niat yang tulus dalam beribadah dan berusaha.
Tawakal juga mengajarkan kita untuk tetap sabar dan tawakal dalam menghadapi segala tantangan hidup.
6. Menghindari Penyimpangan dan Berpegang pada Petunjuk Allah
Islam juga mengajarkan pentingnya menjauhi segala bentuk penyimpangan dalam mencari tujuan hidup.
Penyimpangan ini bisa berupa mengejar tujuan hidup yang tidak sesuai dengan ajaran Allah, seperti mengejar kebahagiaan yang hanya didasarkan pada materi, kehormatan dunia, atau kesenangan sesaat yang bisa menjerumuskan ke dalam dosa.
Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah." (HR. Muslim).
Untuk itu, Islam mengajarkan kita agar tetap berpegang teguh pada Al-Qur'an dan Hadis, serta menjadikan kedekatan dengan Allah sebagai tujuan utama dalam hidup.
Hanya dengan mengikuti petunjuk-Nya, seseorang dapat menemukan tujuan hidup yang benar dan memperoleh kebahagiaan yang abadi.
Baca Juga: Peran Niat dan Doa dalam Membentuk Masa Depan
Islam memberikan panduan yang jelas dan komprehensif bagi umatnya untuk menemukan tujuan hidup yang sejati.