IFA.id – Dalam sejarah Islam, banyak mukjizat yang ditunjukkan oleh Nabi Muhammad SAW sebagai tanda keagungan dan kekuasaan Allah.
Salah satu kisah yang sangat menarik dan sering kali kurang dikenal adalah kisah pohon yang berjalan menuju Nabi Muhammad SAW.
Kisah ini diceritakan oleh Ya’la bin Murrah ats-Tsaqafy, yang menyaksikan peristiwa ini ketika bersama Nabi Muhammad dalam suatu perjalanan.
Baca Juga: Ikhtiar Berobat dalam Islam: Menunjukkan Pentingnya Usaha untuk Mencapai Kesembuhan
Di tengah perjalanan, mereka berhenti untuk beristirahat, dan Nabi SAW tertidur.
Tiba-tiba, sebatang pohon muncul dengan kekuatan magis, membelah tanah dan menuju Nabi untuk menaunginya. Setelah Nabi terbangun, pohon itu kembali ke tempatnya semula.
Ketika Ya'la menceritakannya kepada Nabi, dia menjelaskan bahwa pohon itu meminta izin kepada Allah untuk memberikan salam kepadanya, dan Allah mengizinkannya.
Baca Juga: 7 Tips Hidup Sehat Ala Rasulullah SAW yang Patut Ditiru!
Ini menunjukkan bahwa pohon menyadari dan dapat berkomunikasi dengan Sang Pencipta. Dalam salah satu riwayat, pohon itu diminta oleh Rasulullah SAW untuk bersaksi tiga kali bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan-Nya.
Pohon itu dengan ajaib bersyahadat di hadapan Rasulullah. Sahabat dan orang-orang yang menyaksikannya terheran-heran dengan keajaiban tersebut.
Mukjizat ini tidak hanya menunjukkan keagungan Nabi Muhammad, tetapi juga membuat kita berpikir tentang hubungan antara Sang Pencipta dan ciptaan.
Baca Juga: Belajar Efektif Ala Rasulullah: 5 Prinsip yang Wajib Dicoba
Pohon dan alam semesta lainnya memiliki cara unik untuk mengakui dan mengagungkan Allah.
Banyak pelajaran penting bagi umat islam yang ditemukan dalam kisah pohon yang berjalan ini, salah satunya adalah pohon yang bersaksi menunjukkan bahwa iman dapat ditemukan dalam berbagai bentuk.