Namun, dengan belas kasihan, Nabi membenarkan pernikahan Rabiah dengan seorang gadis dari keluarga tertentu dan bahkan memberikan walimah dan mahar kepada Rabiah tanpa biaya. Ini menunjukkan betapa sayangnya dan perhatian Nabi terhadap sahabatnya.
Rabiah menunjukkan sikap bijaksana dalam suatu peristiwa dengan Abu Bakar as-Shiddiq terkait sebatang pohon kurma.
Ketika Abu Bakar marah dan memintanya untuk membalas, Rabiah dengan lembut menolak dan tetap sopan.
Dengan dedikasi dan pengabdiannya yang tulus, ia menjadi simbol kesetiaan bagi setiap Muslim yang ingin mengikuti jejak langkah Rasulullah SAW dalam menjalani kehidupan ini.
(Dinda Putri R)