Kamis, 4 Juni 2026

Kisah Nabi Musa: Mukjizat Tongkat dan Terbelahnya Laut Merah

- Sabtu, 22 Februari 2025 | 23:12 WIB
Kisah Nabi Musa: Mukjizat Tongkat dan Terbelahnya Laut Merah (foto/youtube )
Kisah Nabi Musa: Mukjizat Tongkat dan Terbelahnya Laut Merah (foto/youtube )

IFA.id -- Nabi Musa adalah salah satu nabi yang paling penting dalam Islam, Kristen, dan Yahudi. Ia dikenal sebagai nabi yang diberikan banyak mukjizat oleh Allah, termasuk mukjizat tongkat dan peristiwa terbelahnya Laut Merah.

Kisah ini mengandung banyak pelajaran tentang keimanan, ketabahan, dan kekuasaan Allah dalam menyelamatkan orang-orang yang beriman.

Baca Juga: Kisah Nabi Ismail: Kesabaran dan Keikhlasan dalam Pengorbanan

Mukjizat Tongkat Nabi Musa

Mukjizat pertama Nabi Musa terjadi ketika ia menerima wahyu dari Allah di Gunung Sinai. Dalam peristiwa ini, Allah memberikan Nabi Musa sebuah tongkat yang memiliki kekuatan luar biasa.

Tongkat tersebut bukan hanya alat bantu biasa, tetapi juga menjadi bukti kenabiannya.

Saat Nabi Musa diutus untuk menghadapi Firaun dan kaumnya, ia menunjukkan mukjizat tongkatnya.

Ketika Firaun menantangnya dengan mengerahkan para penyihirnya, Allah memerintahkan Nabi Musa untuk melemparkan tongkatnya.

Tongkat tersebut berubah menjadi ular besar yang menelan semua ular hasil sihir para penyihir Firaun.

Kejadian ini membuat banyak penyihir Firaun menyadari kebenaran Nabi Musa dan akhirnya beriman kepada Allah.

Baca Juga: Kehebatan Dinasti Umayyah Dapat Memperluas Wilayah Islam dan Kemajuan Peradaban Islam di Andalusia

Perintah untuk Membebaskan Bani Israil

Nabi Musa diutus untuk menyampaikan wahyu kepada Firaun dan meminta agar Bani Israil dibebaskan dari perbudakan.

Namun, Firaun yang sombong menolak perintah tersebut dan bahkan semakin menindas kaum Bani Israil.

Akibat keangkuhannya, Allah menurunkan berbagai azab kepada Firaun dan kaumnya, seperti banjir besar, wabah belalang, dan darah di sungai Nil.

Namun, meskipun berbagai azab telah ditimpakan, Firaun tetap bersikeras menolak dan menganggap dirinya sebagai tuhan.

Hingga akhirnya, Allah memerintahkan Nabi Musa dan Bani Israil untuk meninggalkan Mesir secara diam-diam.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB

Terpopuler

X