IFA.id -- Ahmad Ibn Majid dikenal sebagai salah satu pelaut dan navigator paling berpengaruh dalam sejarah maritim Arab.
Berasal dari keluarga pelaut, ia sudah menunjukkan keahliannya dalam mengendalikan kapal sejak usia 17 tahun.
Kemampuannya dalam navigasi laut yang luar biasa membuatnya menjadi sosok penting dalam penjelajahan maritim, bahkan dikaitkan dengan perjalanan Vasco da Gama dalam menemukan rute laut ke India.
Baca Juga: Umar bin Abdul Aziz: Sosok Khalifah Adil dan Teladan Kepemimpinan
Keahliannya menjadikan Ibn Majid sebagai salah satu pelaut Arab paling terkenal di masanya.
Dikenal dengan julukan "Singa Laut", Ahmad Ibn Majid tidak hanya menguasai samudra, tetapi juga mendokumentasikan ilmunya dalam berbagai tulisan.
Ia menulis lebih dari 40 karya dalam bentuk puisi dan prosa yang menggambarkan teknik navigasi, arah angin, dan tantangan pelayaran.
Karyanya yang paling terkenal, Kitab al-Fawa’id fi Usul ‘Ilm al-Bahr wa ‘l-Qawa’id, menjadi pedoman utama bagi para pelaut dalam memahami metode navigasi berbasis bintang, pola cuaca, serta jalur laut yang aman dan berbahaya.
Baca Juga: Meraih Keberkahan Hari Jumat dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Warisan Ahmad Ibn Majid dalam dunia maritim terus dikenang sebagai tonggak penting dalam perkembangan ilmu pelayaran.
Pengetahuannya tidak hanya membantu para pelaut di zamannya, tetapi juga menjadi dasar bagi ilmu navigasi modern yang digunakan hingga saat ini.
Keberaniannya dalam menghadapi tantangan lautan serta kontribusinya dalam dunia maritim menjadikannya sebagai sosok inspiratif bagi para pelaut dan penjelajah dunia.
Artikel Terkait
Bagaimana Islam Mengajarkan Kesabaran Melalui Puasa?
Perang Salib: Strategi, Diplomasi, dan Kemenangan Umat Islam atas Pasukan Salib
Keutamaan Bulan Ramadhan: Bulan Penuh Berkah, Ampunan, dan Pahala Berlipat
Meraih Keberkahan Hari Jumat dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Umar bin Abdul Aziz: Sosok Khalifah Adil dan Teladan Kepemimpinan