tafaquh

Benarkah Daging Unta Menyembuhkan? Ini Penjelasan Sunnah

Sabtu, 29 November 2025 | 07:16 WIB
Khasiat daging unta dalam pengobatan Islami kembali menjadi perhatian. Sejumlah riwayat dan temuan ilmiah mengungkap manfaat nutrisi yang dimilikinya. (Foto/Ilustrasi)

IFA.id - Ada satu pertanyaan yang kerap muncul ketika membahas pengobatan dalam Islam: benarkah daging unta memiliki khasiat penyembuhan seperti yang disebutkan dalam sejumlah riwayat?

Pertanyaan ini muncul bukan tanpa sebab. Beberapa hadis menyebut unta bukan hanya sebagai hewan tunggangan atau hewan ternak biasa, tetapi juga sebagai bagian dari khazanah pengobatan Nabi.

Ketika topik ini kembali ramai diperbincangkan, banyak orang merasa penasaran, apakah benar daging unta dapat dijadikan obat, dan bagaimana pandangan sunnah serta sains memaknainya.

Dalam literatur Islam klasik, unta digambarkan sebagai hewan yang memiliki ketahanan luar biasa.

Baca Juga: Daging Unta: Obat Alami yang Diakui dalam Islam

Hidup di tengah padang pasir yang keras, ia mampu bertahan tanpa air untuk waktu yang lama, tetap kuat berjalan, dan tetap menjadi sumber makanan, minuman, serta pakaian bagi manusia di sekitarnya.

Tidak heran jika sebagian ulama berpendapat bahwa ketahanan tersebut tercermin dalam sifat daging serta manfaatnya. Beberapa riwayat juga menunjukkan bahwa unta memiliki tempat tersendiri dalam pengobatan pada masa Nabi.

Meski konteksnya berbeda dengan pengobatan modern, prinsip kehati-hatian serta pemanfaatan bahan alami menjadi salah satu titik temu menarik antara ajaran sunnah dan ilmu kesehatan masa kini.

Riwayat tentang manfaat unta lebih banyak dibicarakan dalam konteks air kencing dan susunya, namun dagingnya juga tidak lepas dari perhatian ulama.

Baca Juga: Mengapa Daging Unta Dianggap Obat Menurut Sunnah?

Dalam sejumlah kitab fikih dan syarah hadis, para ulama menjelaskan bahwa daging unta termasuk makanan yang “kuat”, memberikan energi, memperkuat daya tahan tubuh, dan menghangatkan badan.

Karena itulah, daging ini sering dikaitkan dengan pengobatan untuk masalah fisik tertentu. Meski tidak semua riwayat menyebut secara langsung jenis penyakit yang dapat disembuhkan, para ulama memaknai bahwa makanan yang baik, halal, dan berkualitas dapat membantu proses penyembuhan melalui penguatan tubuh.

Bagi sebagian masyarakat Muslim di Timur Tengah, daging unta bukanlah hal baru. Ia menjadi bagian dari budaya kuliner dan pengobatan tradisional. Orang-orang Badui memanfaatkan hampir seluruh bagian unta: dagingnya, susunya, hingga lemaknya.

Halaman:

Tags

Terkini

Keajaiban Sabar dalam Hidup Muslim

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Mengapa Sabar Membuka Jalan Kelapangan?

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Sabar: Ujian Berat, Pahala Tanpa Batas

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Dampak Sabar pada Ketenangan Jiwa

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar, Perisai dari Ujian Hidup

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar dan Kekuatan Mental Mukmin

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB