Baca Juga: 7 Manfaat Kurma Menurut Islam dan Sains Modern
Pamer merusak amal karena memindahkan orientasi ibadah dari Allah ke manusia. Dan setiap ibadah yang bukan untuk Allah tidak akan bertahan lama nilainya. Hati yang tulus adalah dasar dari seluruh ibadah, dan tanpa ketulusan, hidup menjadi gelisah dan tidak terarah.
Pada akhirnya, menghindari pamer adalah upaya menjaga kemurnian hati. IFA.id percaya bahwa ketika seseorang mampu menjaga niatnya tetap lurus, amal kecil pun menjadi bernilai besar di hadapan Allah. Namun ketika niat rusak, amal besar pun kehilangan maknanya. Kuncinya ada pada hati, bukan pada apa yang ditampilkan.