IFA.id - Pernah ada momen ketika selesai sholat, tangan terangkat begitu saja, lalu lidah melafalkan doa yang sederhana: memohon ampun, rezeki, dan keselamatan.
Namun, sebagian orang masih bertanya, bagaimana sebenarnya tata cara berdoa setelah sholat yang sesuai tuntunan? Artikel ini akan menguraikan urutan, lafadz, hingga hikmah doa setelah sholat, agar ibadah terasa lebih hidup dan bermakna.
Setelah salam, ada beberapa amalan yang biasa dilakukan sebelum berdoa:
-
Dzikir dan Tasbih: Membaca tasbih (Subhanallah 33 kali), tahmid (Alhamdulillah 33 kali), dan takbir (Allahu Akbar 34 kali). Ini dikenal sebagai dzikir Fatimah.
-
Membaca Ayat Kursi: Berdasarkan hadits riwayat Abu Umamah, siapa yang membaca ayat kursi setelah sholat fardhu akan selalu dilindungi Allah hingga sholat berikutnya.
-
Doa Penutup Dzikir: Membaca doa seperti La ilaha illallahu wahdahu la syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wahuwa ‘ala kulli syai’in qadir.
Baru setelah itu, seseorang melanjutkan dengan doa pribadi. Urutan ini bukan syarat baku, namun menjadi adab yang dianjurkan agar doa lebih khusyuk.
Baca Juga: Tata Cara Berdoa Setelah Sholat Fardhu dan Sunnah
Doa setelah sholat bisa beragam, namun ada beberapa lafadz yang disarankan:
-
Memohon Ampunan: Astaghfirullahal ‘azhim (diulang tiga kali).
-
Doa Keselamatan: Allahumma antas salam wa minkas salam, tabarakta ya dzal jalali wal ikram.
-
Doa untuk Orang Tua: Rabbighfir li waliwalidayya warhamhuma kama rabbayani shaghira.
-
Doa Istiqomah: Allahumma ya muqallibal qulub, tsabbit qalbi ‘ala dinik.
IFA.id menekankan bahwa doa bisa menggunakan bahasa Arab maupun bahasa sehari-hari. Yang utama adalah ketulusan hati, bukan panjang pendek lafadz.