tafaquh

Mengapa Tato Dianggap Haram? Dalil dan Penjelasan Lengkap

Kamis, 18 September 2025 | 09:58 WIB
Tato dalam Islam, sekadar seni atau pelanggaran syariat? (Foto/Ilustrasi)
  • Mengandung unsur najis
    Beberapa tinta tato terbuat dari bahan najis, dan itu menempel permanen pada tubuh.

  • Simbol budaya tertentu
    Dalam sejarah, tato sering dikaitkan dengan budaya non-Islam, sehingga dikhawatirkan menyerupai kaum yang dilarang oleh Rasulullah.

  • Baca Juga: Momen Lebaran, Anak Yatim Dapat Santunan Berlimpah

    Di era modern, tato kerap dianggap seni atau ekspresi diri. Namun, mayoritas ulama tetap sepakat tato haram kecuali ada kebutuhan medis.

    Mazhab Syafi’i, Maliki, Hanafi, dan Hanbali sama-sama menegaskan keharaman tato berdasarkan hadits sahih. Bahkan, sebagian ulama menambahkan bahwa tato juga bisa menghalangi sahnya wudhu bila tinta membentuk lapisan di kulit.

    Pertanyaan ini sering muncul. Islam adalah agama yang penuh rahmat. Jika seseorang sudah terlanjur bertato, ada dua langkah yang bisa dilakukan:

    1. Bertaubat dengan sungguh-sungguh
      Niatkan untuk tidak mengulanginya lagi. Taubat nasuha membuka pintu ampunan Allah.

    2. Menghapus tato jika memungkinkan
      Jika ada cara medis yang aman untuk menghilangkan tato, dianjurkan untuk melakukannya. Namun jika berbahaya, maka cukup dengan taubat dan memohon ampunan.

    Baca Juga: Pengusaha Muda Bangun Pesantren Gratis untuk Anak Yatim

    Ada fenomena baru berupa tato kosmetik, misalnya sulam alis. Hukum ini juga termasuk dalam kategori wasym, sehingga dihukumi haram. Namun, sebagian ulama memberikan keringanan jika memang ada kebutuhan medis, misalnya menutup bekas luka.

    IFA.id mencatat bahwa tato kini bukan hanya tren Barat, melainkan juga populer di kalangan anak muda Muslim. Padahal, di balik desain yang indah, ada konsekuensi hukum dan tanggung jawab di hadapan Allah.

    Pertanyaan penting yang perlu direnungkan: apakah seni tubuh sesaat layak dipertaruhkan untuk dosa yang bisa menutup pintu rahmat Allah?

    Tato dalam Islam jelas dihukumi haram berdasarkan dalil hadits dan tafsir Al-Qur’an. Namun, Islam juga membuka pintu taubat selebar-lebarnya bagi yang sudah terlanjur. Bagi generasi Muslim, pilihan ada di tangan: mengikuti tren atau menaati syariat.

    IFA.id menekankan, memahami dalil dan penjelasan ulama bukan untuk menghakimi, melainkan sebagai bentuk kasih sayang agar umat tidak salah langkah dalam menjaga tubuh—amanah yang Allah titipkan.

    Baca Juga: Doa Tulus Anak Yatim Menggetarkan Hati Jamaah Masjid

    Halaman:

    Tags

    Terkini

    Keajaiban Sabar dalam Hidup Muslim

    Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

    Mengapa Sabar Membuka Jalan Kelapangan?

    Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

    Sabar: Ujian Berat, Pahala Tanpa Batas

    Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

    Dampak Sabar pada Ketenangan Jiwa

    Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

    Sabar, Perisai dari Ujian Hidup

    Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

    Sabar dan Kekuatan Mental Mukmin

    Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB