tafaquh

Panduan Praktis Aqiqah di Era Modern

Selasa, 16 September 2025 | 11:32 WIB
Aqiqah jadi lebih mudah di era modern, tetap penuh berkah dan sesuai sunnah. (Foto/Ilustrasi)

 

IFA.id – Pernahkah terbayang bagaimana sebuah tradisi berusia ribuan tahun bisa tetap relevan di tengah gaya hidup serba modern?.

Aqiqah, sebagai salah satu sunnah muakkad dalam Islam, kini tak lagi sekadar ritual penyembelihan kambing, melainkan bagian dari perayaan hidup yang memadukan nilai spiritual dengan sentuhan kekinian.

Banyak keluarga muda di perkotaan mulai mencari cara agar tetap bisa melaksanakan aqiqah tanpa harus ribet, dan di sinilah panduan praktis ini berperan.

Di era modern, aqiqah bukan hanya soal kewajiban agama, tetapi juga pengalaman sosial. Masyarakat kini terbiasa dengan konsep “aqiqah delivery”, di mana jasa layanan siap antar menyediakan kambing, menyembelih sesuai syariat, hingga mengolahnya menjadi hidangan lezat.

Baca Juga: Nikah Beda Agama, Tren Baru atau Bom Waktu?

Model ini menjawab kebutuhan keluarga muda yang hidup di kota besar dengan kesibukan padat, namun tetap ingin menjalankan sunnah Nabi.

Tidak sedikit pula yang menambahkan sentuhan personal, misalnya paket nasi box dengan desain nama bayi sebagai bentuk syukur yang lebih berkesan.

Namun, kemudahan itu tetap harus selaras dengan tuntunan syariat. Aqiqah dalam Islam dianjurkan dilakukan pada hari ke-7 setelah kelahiran bayi, dengan jumlah kambing satu untuk anak perempuan dan dua untuk anak laki-laki.

Baca Juga: Solusi Nikah Beda Agama: Jalan Tengah atau Mustahil?

Di era modern, praktik ini tak harus kaku, sebab jika ada keterbatasan waktu atau biaya, pelaksanaannya bisa ditunda.

Inilah yang membuat aqiqah tetap relevan: fleksibel, penuh makna, dan tidak membebani. Justru poin terpentingnya adalah menghadirkan rasa syukur kepada Allah sekaligus berbagi rezeki dengan sesama.

Kehadiran teknologi juga membawa dimensi baru. Kini, undangan aqiqah tidak melulu berbentuk kartu cetak. Banyak orang tua memilih undangan digital interaktif yang bisa dibagikan lewat WhatsApp atau media sosial.

Bahkan, ada pula yang menyiarkan prosesi aqiqah secara live streaming agar keluarga jauh tetap bisa ikut mendoakan. Semua ini memperlihatkan bagaimana syariat dapat menyatu dengan teknologi tanpa kehilangan esensinya.

Baca Juga: Pro-Kontra Nikah Beda Agama di Kalangan Anak Muda

Halaman:

Tags

Terkini

Keajaiban Sabar dalam Hidup Muslim

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Mengapa Sabar Membuka Jalan Kelapangan?

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Sabar: Ujian Berat, Pahala Tanpa Batas

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Dampak Sabar pada Ketenangan Jiwa

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar, Perisai dari Ujian Hidup

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar dan Kekuatan Mental Mukmin

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB