IFA.id -- Dalam Islam, ibadah harus dilakukan dengan penuh keikhlasan semata-mata karena Allah SWT. Namun, sering kali manusia tergoda oleh riya', yaitu melakukan ibadah dengan niat ingin mendapat pujian atau pengakuan dari orang lain.
Riya' merupakan salah satu bentuk syirik kecil yang dapat merusak amal ibadah seseorang.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an:
"Maka celakalah orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai terhadap shalatnya, yang berbuat riya' dan enggan (menolong dengan) barang berguna." (QS. Al-Ma'un: 4-7)
Baca Juga: Resep Nasi Kebuli Halal dengan Bumbu Kambing yang Gurih
Agar ibadah kita diterima oleh Allah SWT, kita harus berusaha menghindari riya' dalam setiap amalan kita. Berikut adalah beberapa cara untuk menghindari riya' dalam ibadah.
1. Memperkuat Niat Ikhlas karena Allah SWT
Niat adalah inti dari setiap amal ibadah. Sebelum melakukan ibadah, hendaknya kita menguatkan niat untuk melakukannya semata-mata karena Allah, bukan untuk mendapatkan pujian atau pengakuan dari orang lain. Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya segala amal perbuatan tergantung pada niatnya." (HR. Bukhari dan Muslim)
Untuk menjaga keikhlasan, kita bisa membiasakan diri untuk berdoa sebelum beribadah, memohon kepada Allah agar ibadah kita diterima dan terhindar dari riya'.
Baca Juga: Peluang Bisnis Syariah: Menjalankan Usaha Sesuai Prinsip Islam
2. Menyembunyikan Amal Ibadah
Salah satu cara terbaik untuk menghindari riya' adalah dengan menyembunyikan amal ibadah, terutama ibadah-ibadah sunnah. Rasulullah SAW bersabda:
"Barang siapa yang mampu untuk memiliki amal kebaikan yang tersembunyi, maka hendaklah ia melakukannya." (HR. Abu Ya’la)
Kita bisa mulai dengan membiasakan diri melakukan ibadah tanpa perlu diketahui orang lain, seperti bersedekah secara diam-diam atau shalat malam ketika orang lain sedang tidur.