"Janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati?" (QS. Al-Hujurat: 12)
Etika dalam Bergaul
Baca Juga: Panduan Niat Puasa Ramadhan: Arab, Latin, dan Artinya
Selain adab, Islam juga mengatur etika dalam bergaul agar interaksi sosial tetap dalam koridor yang benar. Beberapa etika yang perlu diperhatikan antara lain:
-
Menjaga Niat yang Baik Setiap pergaulan harus didasarkan pada niat yang baik, yaitu untuk menjalin ukhuwah (persaudaraan) dan saling tolong-menolong dalam kebaikan.
-
Berbuat Baik kepada Sesama Islam menekankan pentingnya sikap kasih sayang dan tolong-menolong.
-
"Dan tolong-menolonglah kamu dalam kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam dosa dan permusuhan." (QS. Al-Ma’idah: 2)
-
Menjaga Pergaulan dengan Lawan Jenis Islam membatasi pergaulan antara pria dan wanita agar terhindar dari fitnah dan kemaksiatan.
"Dan janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan keji dan suatu jalan yang buruk." (QS. Al-Isra: 32)
-
Menghormati Orang yang Lebih Tua dan Menyayangi yang Lebih Muda Rasulullah ﷺ bersabda:
"Bukan termasuk golongan kami orang yang tidak menghormati orang yang lebih tua dan tidak menyayangi yang lebih muda." (HR. Tirmidzi)
Batasan dalam Pergaulan
Baca Juga: Hukum dan Rukun Puasa Ramadhan yang Harus Diketahui
Islam juga memberikan batasan dalam pergaulan agar tetap dalam koridor syariat:
-
Tidak Berlebihan dalam Berteman Bertemanlah dengan orang-orang yang dapat membawa kita pada kebaikan dan menjauhkan dari kemaksiatan.
"Seseorang itu akan mengikuti agama sahabatnya, maka hendaklah kalian melihat siapa yang kalian jadikan sahabat." (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)