Kamis, 4 Juni 2026

Puasa Sunnah dan Keutamaannya: Senin-Kamis dan Ayyamul Bidh

photo author
Ayang Marliani, Ifa.id
- Sabtu, 22 Februari 2025 | 09:13 WIB
Puasa Sunnah dan Keutamaannya: Senin-Kamis dan Ayyamul Bidh (foto-youtube)
Puasa Sunnah dan Keutamaannya: Senin-Kamis dan Ayyamul Bidh (foto-youtube)

IFA.id -- Puasa merupakan salah satu ibadah yang memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Selain puasa wajib di bulan Ramadan, terdapat berbagai puasa sunnah yang dianjurkan, di antaranya puasa Senin-Kamis dan puasa Ayyamul Bidh.

Kedua puasa ini memiliki banyak keutamaan dan manfaat, baik secara spiritual maupun kesehatan. Artikel ini akan membahas tentang keutamaan, tata cara, dan hikmah dari puasa Senin-Kamis serta puasa Ayyamul Bidh.

  1. Puasa Senin-Kamis

Puasa Senin-Kamis merupakan salah satu puasa sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW . Dalam hadisnya, beliau bersabda:

"Amal-amal manusia diperiksa pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka ketika amalku diperiksa aku dalam keadaan berpuasa." (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Baca Juga: Imam Mahdi dalam Islam: Fakta, Mitos, dan Perbedaan Pandangan antara Sunni dan Syiah

Keutamaan Puasa Senin-Kamis

  1. Amalan Dilaporkan kepada Allah
    • Pada hari Senin dan Kamis, catatan amal manusia diangkat kepada Allah. Berpuasa pada hari ini menjadikan amal seseorang dalam kondisi terbaik.
  2. Hari Kelahiran Rasulullah SAW
    • Rasulullah SAW juga menyatakan bahwa beliau berpuasa pada hari Senin karena itu adalah hari kelahirannya. (HR. Muslim)
  3. Pintu Surga Dibuka
    • Rasulullah SAW bersabda: "Pintu-pintu surga dibuka pada hari Senin dan Kamis, maka Allah mengampuni setiap hamba yang tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun, kecuali orang yang berseteru dengan saudaranya." (HR. Muslim)
  4. Menambah Ketakwaan dan Pengendalian Diri
    • Puasa melatih kesabaran, ketakwaan, dan pengendalian hawa nafsu, sehingga meningkatkan kualitas keimanan seseorang.

Tata Cara Puasa Senin-Kamis

  1. Niat dalam hati sebelum fajar.
  2. Menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa dari terbit fajar hingga maghrib.
  3. Menyegerakan berbuka saat waktu maghrib tiba.
  4. Mengisi hari dengan ibadah, seperti membaca Al-Qur'an dan dzikir.
  1. Puasa Ayyamul Bidh

Baca Juga: Manfaat Shalat Malam bagi Kesehatan dan Spiritual: Rahasia Hidup Sehat dan Bahagia

Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa sunnah yang dilakukan pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriyah.

Puasa ini disebut Ayyamul Bidh (hari-hari putih) karena pada malam-malam tersebut, bulan tampak penuh dan bersinar terang.

Rasulullah SAW bersabda:

"Berpuasalah kalian pada tiga hari dalam setiap bulan, karena sesungguhnya itu seperti puasa sepanjang tahun." (HR. Bukhari dan Muslim)

Baca Juga: Raih Berkah Ganda: Kupas Tuntas Perbedaan & Keutamaan Shalat Tahajud vs. Tarawih!

Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Keajaiban Sabar dalam Hidup Muslim

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Mengapa Sabar Membuka Jalan Kelapangan?

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Sabar: Ujian Berat, Pahala Tanpa Batas

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Dampak Sabar pada Ketenangan Jiwa

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar, Perisai dari Ujian Hidup

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar dan Kekuatan Mental Mukmin

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Terpopuler

X